? Video Edukasi

Video Edukasi

Video Edukasi

Materi Terkunci

Pilih paket untuk mulai menonton

Tentang Kelas Ini

Pelajari strategi membuat video edukasi yang menarik, mulai dari mencari ide, membangun storytelling, produksi dan editing, hingga teknik presentasi yang membuat karyamu lebih menonjol di depan juri.

Daftar Video (5)

  1. 1

    Overview Video Edukasi & What Judges Want

    Episode #1 Ruang MapresKnow the Game: Video Edukasi & What Judges WantTutor: Faradina Nasywa Umami“Kenapa ada video yang editannya sederhana bisa juara, sementara yang sinematik justru kalah?”Karena dalam kompetisi video edukasi, bukan hanya tampilan video yang dinilai. Juri juga melihat bagaimana sebuah video mampu menyampaikan informasi secara tepat, membangun pemahaman audiens, serta mendorong perubahan atau tindakan nyata.Video edukasi sendiri memiliki tujuan untuk memberikan informasi yang benar dan terpercaya, menumbuhkan awareness, membentuk sikap, hingga mendorong audiens melakukan tindakan nyata.Melalui Episode #1 Ruang MAPRES, kita akan memahami “aturan main” sebelum mulai membuat video kompetisi mulai dari mengenal video edukasi, memahami struktur yang efektif, hingga mengetahui hal-hal yang sebenarnya dicari oleh juri. Apa yang akan kamu pelajari?Memahami konsep dan tujuan utama video edukasi.Mengenal formula HOOK → PROBLEM → EDUCATION → SOLUTION → CALL TO ACTION.Memahami lima aspek yang menjadi perhatian juri: relevansi terhadap tema, akurasi & evidence-based, storytelling, visual & kreativitas, serta impact & call to action.Mengenali common mistakes yang sering dilakukan peserta.Membangun winning mindset sebelum mulai membuat video. What Judges Want?Jangan hanya bertanya, “Apakah videoku bagus?”Tanyakan juga:Apakah videoku relevan dengan tema?Apakah informasinya valid?Apakah ceritanya menarik?Apakah visualnya mendukung?Dan yang paling penting, apakah video ini memberikan impact?Karena kompetisi video edukasi bukan tentang siapa yang paling jago editing, tetapi siapa yang paling berhasil mengedukasi audiens. Key TakeawaysVideo edukasi bertujuan memberikan dampak, bukan sekadar informasi.Gunakan alur Hook → Problem → Education → Solution → Call to Action agar pesan tersampaikan secara efektif.Kompetisi video edukasi menilai isi sekaligus cara penyampaiannya.Kuasai TOR/panduan lomba sebelum mulai membuat konsep.Selalu utamakan pesan yang jelas, akurat, dan mudah dipahami. Preview Episode SelanjutnyaEpisode #2 Build Your Story: Ide, Riset, & StoryboardMenentukan ide yang kuatMenelusuri referensi ilmiah yang kredibelMenyusun naskahMembuat storyboard yang efektifEpisode #3 Shoot Like a Pro: Teknik Produksi Video Edukasi yang Stand OutSmartphone ProductionLighting & Set-UpTools & Equipment HacksAudio & Voice OverEpisode #4 Beyond the Video: Strategi Presentasi & Q&A Babak FinalMenyampaikan presentasi dengan percaya diriMenjelaskan ide, storytelling, dan pesan utamaMembuat presentasi lebih memorable dengan roleplay & media pendukungMembuat PPT yang mendukung presentasiMenghadapi pertanyaan juri dengan tenang dan terstrukturEpisode #5 Bedah KaryaMembongkar ide & konsepMenganalisis storytellingMembahas visual, shooting, dan audioMembedah opening & hookMelihat bagaimana menciptakan ending yang memorableSee you in the next episode! Let’s create, compete, and hopefully… bring home the trophy. 🏆

    Materi Pendukung
  2. 2

    Build Your Story: Ide, Riset, & Storyboard

    Episode #2 Ruang MapresBuild Your Story: Ide, Riset, & StoryboardTutor: Faradina Nasywa Umami 💻“Video yang bagus selalu dimulai dari ide yang kuat.”Dalam kompetisi video edukasi, memiliki ide yang menarik saja belum cukup. Ide tersebut harus mampu menjawab masalah yang relevan, memiliki target audiens yang jelas, didukung informasi yang kredibel, dan dapat dikembangkan menjadi sebuah cerita.Sering kali kita merasa kehabisan ide ketika mendapat tema lomba. Padahal, ide bisa muncul ketika kita mulai membaca TOR, memahami permasalahan, mencari referensi, melihat berbagai contoh video edukasi, dan belajar dari pengalaman mengikuti lomba.Melalui Episode #2 Ruang MAPRES, kita akan belajar bagaimana mengubah sebuah tema menjadi ide yang kuat, mengembangkan ide menjadi naskah yang terstruktur, hingga menuangkannya ke dalam storyboard yang siap diproduksi. 📌Apa yang akan kamu pelajari?Menentukan ide yang kuat berdasarkan tema dan permasalahan yang relevan.Menentukan target audiens, problem, dan main message sebagai fondasi video.Menelusuri referensi ilmiah yang kredibel sebagai dasar informasi dalam video.Menyusun naskah menggunakan alur :HOOK → PROBLEM → EDUCATION → SOLUTION → CALL TO ACTION.Menemukan inspirasi dari referensi video edukasi, iklan, dan pengalaman mengikuti kompetisi.Mengubah naskah menjadi storyboard yang efektif dan mudah dipahami sebelum proses produksi. ✨Key TakeawaysIde yang kuat tidak harus selalu paling unik, tetapi harus relevan, spesifik, menarik, evidence-based, dan story-worthy.Jangan mulai dari “Aku mau bikin video seperti apa?”, tetapi mulai dari masalah, target audiens, dan pesan utama.Gunakan sumber yang kredibel untuk memastikan informasi dalam video akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.Storytelling membantu informasi yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami dan diingat.Storyboard bukan sekadar gambaran visual, tetapi blueprint yang membantu kita mengetahui apa yang harus ditampilkan pada setiap bagian video.Semakin sering mencoba membuat karya dan mengikuti lomba, semakin banyak pengalaman yang dapat menjadi sumber ide dan referensi untuk karya berikutnya. Preview Episode SelanjutnyaEpisode #3 Shoot Like a Pro: Teknik Produksi Video Edukasi yang Stand OutSmartphone ProductionLighting & Set-UpTools & Equipment HacksAudio & Voice OverEpisode #4 Beyond the Video: Strategi Presentasi & Q&A Babak FinalMenyampaikan presentasi dengan percaya diriMenjelaskan ide, storytelling, dan pesan utamaMembuat presentasi lebih memorable dengan roleplay & media pendukungMembuat PPT yang mendukung presentasiMenghadapi pertanyaan juri dengan tenang dan terstrukturEpisode #5 Bedah KaryaMembongkar ide & konsepMenganalisis storytellingMembahas visual, shooting, dan audioMembedah opening & hookMelihat bagaimana menciptakan ending yang memorable See you in the next episode! From a strong idea to a story worth watching. 🎬✨

    Materi Pendukung
  3. 3

    Shoot Like a Pro: Teknik Produksi Video Edukasi yang Stand Out

    Episode #3 Ruang Mapres Shoot Like a Pro: Teknik Produksi Video Edukasi yang Stand Out Tutor: Faradina Nasywa Umami 🔗 “Harus punya kamera profesional dulu baru bisa bikin video yang bagus?”Tidak selalu. Dalam produksi video edukasi, equipment memang membantu, tetapi bukan satu-satunya penentu kualitas video. Dengan memaksimalkan smartphone, memanfaatkan lingkungan sekitar, memperhatikan audio, dan melakukan shooting dengan tujuan yang jelas, kita tetap bisa menghasilkan video yang menarik meskipun dengan peralatan sederhana.Melalui Episode #3 Ruang MAPRES, kita akan belajar bagaimana mengubah naskah dan storyboard menjadi footage yang siap diproduksi, mulai dari persiapan smartphone, komposisi shot, pencahayaan, penggunaan tools sederhana, editing di CapCut, hingga audio dan voice over. 🏆 Apa yang akan kamu pelajari?Memaksimalkan smartphone untuk menghasilkan footage yang lebih baik.Menggunakan variasi wide, medium, close-up, dan detail shot agar video lebih dinamis.Memanfaatkan natural light dan lingkungan sekitar sebagai lighting dan set-up.Menggunakan tools sederhana sebagai alternatif tripod, microphone, lighting, hingga teleprompter.Memaksimalkan CapCut untuk text, sound effects, transitions, font, background music, dan visual elements.Menghasilkan audio dan voice over yang jelas dengan memanfaatkan fitur Kurangi Bisingan, Sempurnakan Suara, dan Efek Audio.Memanfaatkan filter, color tone, serta referensi visual dari Pinterest untuk membuat tampilan video lebih konsisten.Mengikuti workflow Prepare → Set Up → Shoot → Check → Edit agar footage siap digunakan.Shoot Smart, Not Expensive. Maximize what you have → Use your environment → Prioritize clear audio → Shoot with purpose → Create with creativity. 🎓Key TakeawaysVideo edukasi yang stand out tidak harus diproduksi dengan equipment profesional.Smartphone dapat dimaksimalkan dengan memperhatikan stabilitas, komposisi, exposure, focus, dan variasi shot.Manfaatkan cahaya dan benda di sekitar sebagai alternatif equipment.Jangan mengabaikan audio karena visual sederhana masih dapat diterima, tetapi audio yang buruk dapat membuat audiens tidak nyaman untuk menonton.Dalam editing, gunakan elemen seperti text, sound effect, transition, font, music, dan visual elements sesuai kebutuhan, bukan sekadar menambahkan efek.Selalu cek visual, audio, lighting, dan framing sebelum berpindah scene agar tidak baru menyadari footage bermasalah ketika proses editing.Jangan menunggu punya alat yang sempurna untuk mulai berkarya. Preview Episode SelanjutnyaEpisode #4 Beyond the Video: Strategi Presentasi & Q&A Babak FinalMake Your Presentation MemorableBuild a Supporting PPTMaster the Q&AWork as a TeamEpisode #5 Bedah KaryaMembongkar ide & konsepMenganalisis storytellingMembahas visual, shooting, dan audioMembedah opening & hookMelihat bagaimana menciptakan ending yang memorable See you in the next episode!Start with what you have, shoot with purpose, and create with creativity. 🎬

    Materi Pendukung
  4. 4

    Strategi Presentasi & Q&A Babak Final

    Episode #4 Ruang MapresBeyond the Video: Strategi Presentasi & Q&A Babak FinalTutor: Faradina Nasywa Umami 🎥“Video yang bagus mungkin membawa kita ke babak final. Tapi, apakah kamu siap membuat juri mengingat karya kamu?”Masuk babak final bukan berarti tugas kita selesai. Di tahap ini, kita tidak hanya perlu menunjukkan video yang bagus, tetapi juga mampu menjelaskan ide, proses kreatif, storytelling, dan pesan utama di balik karya dengan percaya diri.Presentasi menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa kita benar-benar memahami karya yang dibuat, sementara sesi Q&A menjadi momen untuk membuktikan bahwa setiap anggota tim menguasai materi dan mampu mempertanggungjawabkan keputusan yang diambil.Melalui Episode #4 Ruang MAPRES, kita akan belajar bagaimana membuat presentasi yang singkat tetapi memorable, menggunakan PPT dan media pendukung secara efektif, hingga menghadapi pertanyaan juri dengan tenang dan terstruktur. 📖Apa yang akan kamu pelajari?Menyampaikan presentasi dengan percaya diri dan meninggalkan kesan di awal maupun akhir.Menceritakan proses kreatif, ide, storytelling, dan pesan utama di balik video.Membuat presentasi lebih memorable melalui roleplay dan media pendukung yang relevan.Menyusun PPT yang simple, menarik, informatif, dan mendukung alur presentasi.Menampilkan data atau informasi secara jelas sebagai pendukung argumen.Menghadapi pertanyaan juri dengan jujur, santai, positif, dan terstruktur.Mengatur strategi Q&A agar seluruh anggota tim ikut berkontribusi dan menunjukkan penguasaan terhadap karya. 🎯 Key TakeawaysPresentasi bukan sekadar menjelaskan isi video, tetapi menceritakan proses dan alasan di balik karya yang dibuat.Jangan takut menggunakan roleplay, props, potongan video, data, atau media pendukung lainnya selama relevan dengan konsep.PPT sebaiknya menjadi supporting media, bukan sesuatu yang mengambil alih perhatian dari presenter.Tinggalkan kesan yang kuat di awal dan akhir agar presentasi lebih memorable.Dalam Q&A, jawab dengan jujur, tenang, santai, dan berdasarkan pengalaman proses yang benar-benar dilakukan.Usahakan seluruh anggota tim ikut menjawab pertanyaan juri agar menunjukkan bahwa semua anggota memahami dan menguasai karya.Ketika anggota lain memiliki tambahan yang relevan, gunakan kesempatan untuk melanjutkan jawaban dengan “Izin menambahkan…”.Ingat, babak final bukan hanya tentang seberapa bagus video yang dibuat, tetapi seberapa baik tim mampu membawa dan mempertanggungjawabkan karyanya. Preview Episode SelanjutnyaEpisode #5 Bedah KaryaMembongkar ide & konsepMenganalisis storytellingMembahas visual, shooting, dan audioMembedah opening & hookMelihat bagaimana menciptakan ending yang memorable See you in the next episode!Your video gets them to watch. Your presentation makes them remember. 🎬🏆 

    Materi Pendukung
  5. 5

    Bedah Karya From Idea to Execution

    Episode #5 Ruang MapresInside the Winning Video: Bedah Karya JuaraTutor: Faradina Nasywa Umami 📌“Jangan hanya menonton karya juara sebagai penonton. Coba tonton sebagai kompetitor.”Ketika melihat video yang memenangkan sebuah kompetisi, sering kali kita hanya berpikir, “Videonya bagus banget.” Padahal, ada banyak keputusan kreatif di baliknya yang bisa kita pelajari mulai dari bagaimana ide ditemukan, masalah diubah menjadi cerita, informasi dimasukkan ke dalam alur, hingga bagaimana visual, audio, dan ending digunakan untuk memperkuat pesan.Melalui Episode #5 Ruang MAPRES, kita akan melakukan bedah karya secara langsung dengan mengamati sebuah video Dollar Goes Up, Keep Your Nutrition Up. Kita akan melihat bagaimana tema diterjemahkan menjadi problem, target, main message, concept, kemudian membedah eksekusinya dari opening hingga closing. ✨Apa yang akan kamu pelajari?Mengamati video bukan hanya sebagai audiens, tetapi sebagai kompetitor.Membongkar ide, target, problem, main message, dan concept di balik sebuah karya.Menganalisis bagaimana Hook → Problem → Education → Solution → CTA diterapkan dalam video.Membedah opening dan memahami bagaimana interaksi karakter dapat membangun rasa penasaran audiens.Melihat bagaimana informasi edukasi dapat diubah menjadi story dan situasi nyata, bukan sekadar disampaikan dalam bentuk teks.Menganalisis penggunaan lokasi, variasi shot, text & graphic, audio, dan visualisasi informasi untuk mendukung storytelling.Memahami bagaimana jargon bersama dapat digunakan sebagai closing untuk memperkuat pesan dan membuat video lebih memorable.Belajar mengevaluasi karya sendiri melalui IDE → STORY → EVIDENCE → EXECUTION → IMPACT. 📚Key TakeawaysJangan hanya melihat “apa yang dibuat”, tetapi tanyakan “mengapa dibuat seperti itu?”Information tells, storytelling makes people care.Informasi edukasi akan lebih kuat ketika masuk ke dalam situasi dan cerita yang relatable.Visual, audio, dan editing seharusnya mendukung pesan, bukan sekadar menjadi hiasan.Opening berperan penting untuk membangun rasa penasaran dan membuat audiens ingin terus menonton.Jangan hanya mengakhiri video. Leave a message. Jargon, kalimat singkat, atau closing yang kuat dapat membantu audiens mengingat pesan dan identitas karya.Saat mengevaluasi karya sendiri, tanyakan: “Why did I make it this way?” Jika kamu mampu menjelaskan alasan di balik setiap keputusan kreatif, berarti kamu benar-benar memahami karyamu. See you in the next journey! Don't just watch the winning video. Learn how it wins. 🎬🏆

    Materi Pendukung
Faradina Nasywa Umami
Pemateri

Faradina Nasywa Umami

Mawapres 1st FK UB 2026

Universitas Brawijaya

Mahasiswa Kebidanan UB 10+ Juara & Finalis Kompetisi Video Edukasi Kesehatan

Sekali bayar · Akses selamanya

Pilih paket untuk membuka kelas ini. Bayar satu kali, akses selamanya tanpa perpanjangan.

Mulai Belajar

Fasilitas Materi:

  • Video Belajar 5 Modul
  • Kategori Video Edukasi
  • Materi Pendukung Tersedia
  • Akses Selamanya · Tanpa perpanjangan